PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Aceh Tamiang – Humas : Rabu (02/05) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Tribun Belakang Kantor Bupati pada pukul 08.30 Wib s/d selesai, dengan tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Peringatan ini menjadi momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara. Turut hadir pada peringatan tersebut Ketua dan Anggota DPRK Aceh Tamiang, Ketua MPD Kabupaten Aceh Tamiang, Dandim 0117/ATAM, Kapolres Aceh Tamiang, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Tamiang, Para Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang serta peserta upacara.

 

Sekretaris Daerah Kab. Aceh Tamiang selaku Pembina Upacara membacakan amanat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bahwa “Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini kita jadikan momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita-citakan,” ujarnya.

 

Selanjutnya, dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa Pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat dan memiliki kemampuan berpretasi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai denga kebutuhan. Pemerintah telah bekerja tak kenal lelah, serta membangun dan memperkuat inftrastruktur yang dapat menjadi sabuk pengikat pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan, di antaranya betapa pesat perkembangan sarana-prasarana transportasi yang telah dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat. Jalan-jalan baru yang layak dan memadai telah mampu membuka akses wilayah Indonesia yang terpencil, tertinggal, dan terdepan sehingga terbebas dari isolasi dan saling terhubung.

 

Dalam amanat tersebut beliau juga menghimbau agar terus ikhlas dan tulus berkontribusi tak kenal henti bagi usaha menguatkan pendidikan Indonesia serta memajukan kebudayaan Indonesia. Semoga kita semua dapat menyaksikan Indonesia sebagai bangsa adidaya dengan pendidikan yang kuat. Pada akhir peringatan Upacara Hardiknas tersebut, Sekretaris Daerah Kab. Aceh Tamiang dan Ketua TP-PKK Kab. Aceh Tamiang menyerahkan penghargaan kepada guru dan kepala sekolah terbaik tingkat SD dan SMP.