Login

By A Web Design

Cetak

Visi dan Misi

on 13 September 2011. Posting di Profil Kabupaten

VISI :

"ACEH TAMIANG SEJAHTERA DAN MADANI MELALUI PENINGKATAN PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI "

 

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

Visi pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang ini dijabarkan sebagai berikut :

1. Aceh Tamiang

Adalah Kabupaten Aceh Tamiang dengan seluruh masyarakat yang tinggal dan tercatat secara administrasi sebagai warga Kabupaten Aceh Tamiang.

2. Sejarah

Sejahtera­ adalah sebuah kondisi yang diharapkan setiap masyarakat mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dalam aspek ekonomi, sosial dan spiritual yang ditujukan untuk terwujudnya peningkatan kesejahterahan masyarakat daerah, melalui penguatan sistem ekonomi yang berbasiskan kepada ekonomi kerakyatan, dan potensi ekonomi daerah, serta didukung peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur transportasi dan prasarana dasar yang berwawasan lingkungan.

Masyarakat Aceh Tamiang yang sejahtera merupakan masyarakat yang makmur, berpenghasilan yang cukup, memiliki pendidikan, lapangan usaha dan lapangan kerja yang layak, terbebas dari kemiskinan, memiliki rasa kepedulian yang tinggi, memiliki kualitas kesehatan dan didukung oleh kondisi lingkungan dan perumahan yang baik.

Masyarakat yang sejahtera juga ditandai dengan adanya peran serta secara nyata dan efektif dalam segala aspek kehidupan, baik ekonomi, sosial dan budaya. Kesejahteraan masyarakat tidak hanya dicerminkan oleh perkembangan ekonomi semata, tetapi mencakup aspek yang lebih luas.

 3. Madani

Madani adalah sebuah kondisi yang diharapkan masyarakat Aceh Tamiang memiliki peradaban sosial budaya yang tinggi, akhlak mulia, kreatif, memiliki semangat, jiwa kewirausahaan, keterampilan, berdisiplin dan bertanggung jawab serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan potensi daerah.

4. Prasarana dan Sasaran

Adalah seluruh infrastruktur dan pendukungnya untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang.

5. Transportasi

Adalah jaringan penghubung (darat, sungai, laut dan udara) antara satu wilayah dengan wilayah lain yang berfungsi untuk memudahkan pengangkutan orang dan barang dari tempat asal ke tempat tujuan.

MISI :

Untuk mewujudkan Visi Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Aceh Tamiang  Tahun 2013-2017, dirumuskan 11 (sebelas) Misi sebagai berikut :

1. Memantapkan Prasarana dan Sarana Jaringan Transportasi Wilayah

Misi pertama merupakan pelaksanaan yang ditujukan untuk konektivitas pengembangan wilayah/kawasan, guna percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Aceh Tamiang. Selanjutnya guna meningkatkan layanan dasar masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Dimana fokusnya adalah peningkatan dan pengembangan infrastruktur wilayah meliputi jalan, jembatan dan fasilitas publik lainnya, sebagai penunjang utama dalam penyelenggaraan proses perekonomian dan sosial masyarakat.

2. Mewujudkan Pembangunan Yang Ramah Lingkungan dan Berbasis Partisipasi Masyarakat

Misi kedua merupakan pelaksanaan  yang ditujukan untuk pembangunan Aceh Tamiang. Dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, dan keseimbangan dalam memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan hidup, yang melibatkan peran serta masyarakat secara nyata. Fokusnya adalah mengelola dan memanfaatkan ruang yang serasi antara kawasan lindung dan budidaya; melakukan upaya perlindungan dan pemulihan kawasan kritis untuk memperbaiki kualitas daya dukung lingkungan; dan meningkatkan upaya pemeliharaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan sebagai modal dasar pembangunan; serta mengubah paradigma penanganan terhadap bencana yang cenderung masih bersifat tanggap darurat menjadi kesiapsiagaan.

3. Menguatkan Fondasi Kelembagaan dan Memantapkan Struktur Ekonomi Daerah Berbasis Potensi Lokal Dengan Semangat Kerakyatan Menuju Masyarakat Yang Sejahtera

Misi ketiga merupakan pelaksanaan  yang ditujukan untuk peningkatan struktur perekonomian masyarakat, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) berdaya saing tinggi dan kekayaan budaya lokal yang potensial, berciri khas dan bermutu, dengan penguatan kapasitas kelembagaan formal masyarakat. Peningkatan pertumbuhan ekonomi kampung dalam penanggulangan kemiskinan berbasis partisipasi masyarakat dengan fokus meningkatkan kualitas SDM kampung, kelembagaan ekonomi kampung dan pemanfaatan  SDA spesifik kampung serta mengembangkan komoditas unggulan kampung.

4. Mengembangkan, Meningkatkan dan Mendiversifikasi Pangan Untuk Memperkuat Ketahanan Pangan

Misi keempat merupakan pelaksanaan  yang ditujukan untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi padi sebagai pangan utama, dan mengembangkan berbagai komoditi pangan lokal lainnya  yang sesuai dengan potensi daerah (tanaman pangan, daging dan ikan) sebagai alternatif bahan makanan bergizi dan seimbang.

5. Menciptakan Iklim Pasar Yang Kondusif Melalui Penetapan Regulasi dan Kelembagaan Yang Transparan

         Misi kelima merupakan pelaksanaan  yang ditujukan untuk penyiapan regulasi penataan pengelolaan usaha. Yang diarahkan pada penyelenggaraan mekanisme pasar yang berlandaskan persaingan sehat, dan memperhatikan nilai-nilai keadilan, serta kepentingan sosial, sehingga terjamin                kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja bagi seluruh masyarakat, dengan tetap memperhatikan perkembangan perekonomian global.Memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) berwawasan lingkungan ;

6. Mengembangkan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Sehat, Cerdas, Profesional, Humanis dan Beretika

Misi keenam merupakan pelaksanaan  yang ditujukan mengedepankan pembangunan sumber daya manusia yang humanis, beretika, berkualitas dan berdaya saing; peningkatan kualitas dan aksesibilitas kesehatan dan pendidikan bagi seluruh masyarakat  Aceh Tamiang;  meningkatkan penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian dan pengembangan secara profesional dan penerapan menuju inovasi secara berkelanjutan.

7. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Amanah (Good Governance)

Misi ketujuh merupakan pelaksanaan  yang difokuskan pada kejelasan fungsi regulator dan operator melalui  penataan organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM), baik di tingkat kampung, Kecamatan, dan Kabupaten  serta kemudahan pengurusan perijinan, administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Pembangunan pemerintahan yang bersih dan transparan serta berorientasi pada pelayanan publik merupakan upaya yang perlu didorong untuk menunjang perwujudan daerah  sebagai kabupaten  berdaya saing di masa depan. Tata kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan pilar utama dalam pencapaian visi pembangunan jangka menengah daerah, dimana salah satu upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang baik adalah melalui reformasi birokrasi. Secara umum reformasi birokrasi mencakup penataan kelembagaan, sumber daya manusia aparatur, tata laksana dan manajemen, akuntabilitas kinerja aparatur, pengawasan,pelayanan publik, budaya kerja produktif, efektif dan efisien, disamping juga melalui koordinasi, integrasi dan sinkronisasi. Reformasi birokrasi di Pemerintah Daerah Kabupaten  Aceh Tamiang  telah dimulai dengan penataan kelembagaan, peningkatan koordinasi pengawasan dan pemahaman akuntabilitas aparatur, pengaturan mekanisme, sistem dan prosedur ketata-laksanaan yang tidak berbelit-belit, serta penciptaan pelayanan publik yang prima dan berkualitas, disamping pengembangan sistem informasi yang terintegrasi antara perencanaan, penganggaran, pengelolaan keuangan daerah, monitoring dan evaluasi serta pengawasan.

Dalam pelaksanaan pemerintahan, kelembagaan organisasi serta tata kelola Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang masih dirasa belum optimal, baik dalam proses pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang dilaksanakan dalam rangka mempercepat proses perizinan dan pelayanan, perencanaan dan penganggaran, pengelolaan keuangan daerah, pemungutan pajak, proses penyediaan barang dan jasa dan pelayanan administrasi kependudukan akan dikembangkan sehingga dapat diakses secara online melalui sistem informasi.

8. Melibatkan Pemuda dan Perempuan Dalam Pembangunan (Pengarusutamaan Gender)

Misi kedelapan merupakan pelaksanaan  yang difokuskan pada gerakan optimalisasi pembangunan Aceh Tamiang, yang mengedepankan pemberdayaan pemuda dan perempuan sebagai generasi mendatang yang proporsional berdasarkan peran, kedudukan dan tanggung jawab demi terwujudnya rasa  keadilan dan kesetaraan gender dalam pembangunan.

9. Menegakkan Supremasi Hukum Untuk Memantapkan Kestabilan Politik, Kemanan dan Ketertiban

 

Misi kesembilan pada hakikatnya merupakan pelaksanaan pembangunan yang difokuskan pada  kapasitas dan profesionalitas  stakholder dalam penyelesaian persoalan daerah melalui :

-   Stabilitas politik, keamanan dan ketertiban masyarakat;

-   Proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian yang efektif dan efisien serta  sinergis terhadap kebijakan bidang politik, hukum dan keamanan;

-   Pemantapan budaya demokrasi dalam masyarakat;

-   Memperkuat partisipasi masyarakat dan organisasi masyarakat sipil;

 

10. Meningkatkan Kegiatan-Kegiatan Sosial Kemasyarakatan, Olahraga Serta Melestarikan dan Mengembangkan Nilai-Nilai Budaya

Misi kesepuluh merupakan pelaksanaan  yang ditujukan untuk mengoptimalkan partisipasi (peningkatan kesadaran) masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, olahraga, pelestarian budaya daerah, pengembangan sarana kebudayaan untuk meningkatkan identitas budaya Tamiang. Seperti penyelenggaraan even budaya, revitalisasi kawasan budaya, serta pengembangan kreativitas seni dan budaya masyarakat. Karakter budaya Tamiang juga diperkuat melalui penerapan dalam  arsitektur bangunan, karakter kota, pemukiman, pengembangan kawasan budaya.

11. Meningkatkan Pemahaman dan Pengalaman Dienul Islam

Misi kesebelas merupakan upaya membangun masyarakat Aceh Tamiang  berlandaskan Dienul Islam, beretika dan berkarakter, dalam tatanan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat, serta memelihara kerukunan antar umat beragama.

 

Komentar   

 
0 # perubahanreza maulana 2013-02-14 17:41
semoga berjaya..bek lage lage set......
semoga menjadi misi yang mulia....
Balas | Balas dengan Kutipan | Kutip
 

Buat Komentar


Kode keamanan
Refresh