Login

By A Web Design

Cetak

PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Ditulis oleh Fadly Ikhsan S.Sos on 14 September 2017. Posting di Tamiang

 
tkpkPemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Rapat Koordinasi Tim Koordinasi    Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang pada hari Rabu 23 Agustus 2017, bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang selaku Ketua Tim TKPK Kabupaten Aceh Tamiang dan didampingi oleh Sekretaris Bappeda selaku Anggota Tim TKPK, serta dihadiri oleh perwakilan SKPK Terkait dan Instansi Vertikal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan para Camat Kabupaten Aceh Tamiang.
Rapat ini bertujuan untuk mensosialisasikan  Mekanisme Pemutakhiran Mandiri Data Terpadu 2017 yang merupakan perubahan dari Basis Data Terpadu.

Pokok Pembahasan rapat adalah tentang Perubahan Basis Data Terpadu yang berisikan Informasi sosial-ekonomi dan demografi dimana 40 % Penduduk Indonesia Yang Paling Rendah Status Kesejahteraannya dan Seluruh Indonesia sekitar 24 Juta Rumah Tangga atau 95 Individu masuk BDT di urutkan menurut Peringkat Kesejahteraannya, cakupan 40% ini meliputi kelompok penduduk miskin dan rentan miskin  tetapi sistem ini memiliki banyak kekurangan. Pemerintah Indonesia mengembangkan Mekanisme Pendaftaran Mandiri (MPM) untuk memfasilitasi penduduk miskin dan kurang mampu agar dapat mendaftarkan diri secara aktif (on demand application) dan diverifikasi secara obyektif serta didaftarkan bagi yang belum terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin. Melalui pelaksanaan MPM, pemutakhiran Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin dapat dilakukan secara lebih dinamis dan mengurangi  kesalahan eksklusi (exclusion error) dalam penargetan

Alur proses Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) terdiri dari 5 tahapan, yang meliputi:
1). Pendaftaran
2). Identifikasi Awal
3). Verifikasi Rumah Tangga
4). Pemutakhiran Data Terpadu PPFM
5). Pemutakhiran Data Sasaran Penerima Program.
 
Pada tahap pendaftaran kegitan ini dilakukan di Desa lalu dilakukan pengumpulan data awal dari rumah tangga pendaftar yang akan digunakan dalam tahap selanjutnya. Tahap Identifikasi awal berujuan untuk menentukan apakah rumah tangga pendaftar layak sebagai sasaran tahap berikutnya dan kegiatan ini juga dilaksanakan di Desa. Selanjutnya adalah tahap verifikasi Rumah Tangga bertujuan untuk mengumpulkan data kondisi sosial ekonomi rumah tangga secara rinci. Data rinci rumah tangga tersebut akan digunakan untuk menganalisis peringkat kesejahteraan rumah tangga dalam Data Terpadu PPFM, yang kemudian akan menentukan kelayakan rumah tangga tersebut sebagai penerima program bantuan sosial dari pemerintah. Tahapan ini dilakukan oleh pihak Kabupaten. Selanjutnya Tahap Pemutakhiran Data Terpadu yang terdiri dari dua) kegiatan yang berurutan yaitu pemeringkatan rumah tangga dalam Data Terpadu berdasarkan status kesejahteraannya dan  penetapan Data Terpadu hasil pemutakhiran. Tahapan ini adalah yang terakhir dimana pada tahapan ini Data Terpadu PPFM yang telah dimutakhirkan melalui Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) dan ditetapkan oleh Menteri Sosial selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah sebagai dasar untuk memberikan program bantuan dan/atau pemberdayaan sosial.

 

Buat Komentar


Kode keamanan
Refresh