Login

By A Web Design

Cetak

SOSIALISASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS III) KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2016

Ditulis oleh Elyana Hastuti, Sp on 13 Jun 2016. Posting di Tamiang

Pamsimas adalah program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, yang saat ini sudah memasuki tahap III. Program Pamsimas ini bertujuan untuk mencapai target Akses Universal di tahun 2019 pada sektor perkembangan akses air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat, terutama untuk mengatasi kesenjangan akses di wilayah perdesaan. Data tahun 2014 menunjukkan cakupan penduduk dengan akses terhadap sumber air minum aman di wilayah perkotaan sudah mencapai 80% sedangkan untuk perdesaan baru mencapai 50%, begitu juga dengan cakupan penduduk dengan akses terhadap sanitasi layak di perkotaan 70% dan di perdesaan masih pada kisaran 50%.

Selanjutnya Pamsimas sebagai strategi program pembangunan perdesaan dimana masyarakat sebagai pelaku utama, dan program Pamsimas itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan akses aman air minum dan sanitasi layak yg berkelanjutan, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan harapan dapat menurunkan kebiasaan buang air besar sembarangan sehingga dapat menurunkan angka penyakit di masyarakat.

Pada pelaksanaannya program Pamsimas menganut prinsip sebagai berikut:

  1. Tanggap Kebutuhan, artinya sesuai tingkat kebutuhan dan kesiapan masyarakat.
  2. Partisipatif, artinya masyarakat terlibat secara aktif.
  3. Kesetaraan Gender, artinya akses yang sama bagi perempuan dan laki laki.
  4. Keberpihakan pada Masyarakat Miskin, artinya memastikan masyarakat miskin dapat mengakses sistem penyediaan air minum dan sanitasi (SPAMS) terbangun.
  5. Akses bagi Semua Masyarakat,termasuk bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus.
  6. Keberlanjutan, yaitu perubahan perilaku dan pengembangan SPAMS dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat dan pemerintah kampung.
  7. Transparansi dan Akuntabilitas, dimana proses pelaksanaan dan pengelolaan hasil yang terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan
  8. Berbasis Nilai, yaitu kejujuran, dapat dipercaya, tanpa pamrih , serta gotong royong.

Bupati Aceh Tamiang H. Hamdan Sati, ST telah mengirimkan surat minat kepada Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tanggal 10 agustus 2015 Nomor : 600/5327 Perihal Pernyataan Minat untuk Mengikuti Program Pamsimas III TA 2016 – 2019. Dan dalam surat pernyataan minat tersebut disebutkan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang untuk pelaksanaan Program Pamsimas III, adalah:

  1. Kesanggupan untuk membentuk Lembaga Pengelola Program (Pokja AMPL, Panitia Kemitraan, dan DPMU)
  2. Kesanggupan untuk menyediakan dana APBD untuk membiayai :
  • Operasional Lembaga Pengelola Program (Pokja AMPL/Sanitasi, Panitia Kemitraan, dan DPMU)
  • Dana Hibah bantuan langsung masyarakat (BLM) APBD sebesar 20% dari nilai total bantuan untuk jumlah desa sasaran baru yang direncanakan setiap tahunnya.
  • Program keberlanjutan untuk pengelola pasca konstruksi.
  1. Kesediaan untuk mengikuti Pedoman dan Petunjuk Teknis Pamsimas III yang berlaku.

Seiring dengan hal tersebut sesuai dengan kriteria kampung sasaran program Pamsimas III berdasarkan petunjuk teknis program adalah :

  • Kampung yang belum mencapai akses 100%air minum dan sanitasi
  • Kampung yang membutuhkan bantuan program air minum (penanganan dapat dilakukan bertahap berdasarkan klastering/lokasinya berdekatan)
  • Kampung yang berminat mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) dan sanitasi.
  • Masyarakat dan pemerintah kampung sanggup berkontribusi dan memenuhi persyaratan mengikuti program.
  • Pemilihankampung sasaran berdasarkan seleksi proposal dan evaluasi Rencana Kerja Masyarakat (RKM), dengan tahapan:

-       Daftar calon kampung sasaran diperoleh dari verifikasi dan seleksi proposal.

-       Shortlistkampung diperoleh berdasarkan hasil evaluasi RKM oleh Panitia Kemitraan (PAKEM) bersama DPMU dan Satker Kabupaten.

-       Penetapan kampung sasaran oleh Dirjen Cipta Karya berdasarkan hasil evaluasi CPMU atas usulan shortlist kampung dari Bupati.

Acara Sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiangtahun 2016 dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 2 Juli 2016 mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai di aula Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang yang dibagi dalam 2 sesi, yaitu acara pembukaandan sesi 1 dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB – 12.00 WIB. Selanjutnya sesi 2 dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB – 16.30 WIB pada tempat yang sama. Undangan/peserta Sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiangtahun 2016 diikuti sekitar 165 orang yang terdiri dari berbagai unsur, yaitu anggota DPRK Aceh Tamiang, Dinas/Instansi terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Camat dari 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, serta para Datok dari 113 kampung yang belum memiliki air bersih sistem jaringan perpipaan.

Pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Ir. Razuardi, MT yang merupakan ketua kelompok kerja sanitasi Kabupaten Aceh Tamiang dalam laporannya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sarana Prasarana Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang Dedi Nurfadli, ST selaku wakil ketua bidang perencanaan kelompok kerja sanitasi Kabupaten Aceh Tamiang menyatakan maksud dilaksanakannya Sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiangtahun 2016, adalah sebagai strategi program untuk mengkolaborasikan program-program air minum dan sanitasi perdesaan berbasis masyarakat dari berbagai sumber pendanaan untuk pencapaian akses 100% air bersih untuk layak minum bagi masyarakat. Sementara itu tujuannya adalah untuk menjaring minat kampung-kampung yang ingin mengikuti Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiang TA 2016 – 2019. Sedangkan sasaran dilaksanakannya Sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiangtahun 2016, agar terwujudnya target Universal Access program 100-0-100 (seratus nol seratus), yaitu 100 persen Akses Air Minum yang layak, 0 persen kawasan permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi yang layak. Selanjutnya hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan Sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiangtahun 2016 adalah diperolehnya daftar pendek kampung-kampung yang berminat dan sebagai sasaran Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiangtahun 2016.

Bupati Aceh Tamiang H. Hamdan Sati, ST dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang Ir. Adi Darma, M.Si menegaskan bahwasanya Program Pamsimas III Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2016 ini akan dilaksanakan seiring dengan capaian visi kabupaten Aceh Tamiang tahun 2013 – 2017 yang sesuai dengan penjabaran ;

  • Misi 2, mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berbasis partisipasi masyarakat.
  • Misi 3, menguatkan fondasi kelembagaan dan memantapkan struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal dengansemangatkerakyatanmenuju masyarakat yang sejahtera.
  • Misi 6, mengembangkan kualitassumber daya manusia yang sehat, cerdas, profesional, humanis dan beretika.
  • Misi 8, melibatkan pemuda dan perempuan dalam pembangunan (pengarusutamaan gender).

Begitu juga dengan seluruh target 100-0-100 harus tercapai pada tahun 2019. Artinya semua pihak perlu bekerja keras untuk mencapai target tersebut. Oleh karena itu semua pihak yang ada dilingkungan Kabupaten Aceh Tamiang harus bersedia untuk bekerja sama untuk pelaksanaan program yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama dalam penyediaan air minum layak bagi masyarakat. Bapak Bupati meyakini bahwa keberhasilan pencapaian target 100-0-100 sebagian besar ditentukan oleh kontribusi peran pemerintah daerah partisipasi masyarakat dan bersinergi dengan stake holders terkait.

Diakhir sambutannya Bupati berharap dengan adanya sosialisasi program Pamsimas III ini masyarakat akan memahami dan berminat untuk mengikuti program pamsimas III ini dan benar-benar menyiapkan segala sesuatunya serta berkontribusi aktif dalam pelaksanaan program nantinya berdasarkan petunjuk teknis pamsimas III yang berlaku. Oleh sebab itupara undangan dan peserta yang hadir pada hari ini sebagai perwakilan dari pemerintah daerah dan elemen masyarakat khususnya dari 113 kampung yang diundang, dapat mengikuti sosialisasi pada hari ini dengan pro aktif dan serius.

Komentar   

 
0 # desa sriwijayaedi atok 2017-10-17 14:09
tolong di cek program simas di desa sriwijaya
Balas | Balas dengan Kutipan | Kutip
 

Buat Komentar


Kode keamanan
Refresh