Login

By A Web Design

Cetak

Pembukaan Musrenbang Kabupaten Aceh Tamiang

Ditulis oleh M. Taufiq Purnomo, SE on 05 April 2016. Posting di Tamiang

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2017 yang di buka secara resmi oleh Bupati Aceh Tamiang (H. Hamdan Sati, ST), Selasa 15 maret 2016.

Pada arahannya, Bupati Aceh Tamiang (H. Hamdan Sati, ST) dalam sambutannya Buapti Aceh Tamiang menyampaikan bahwa kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Aceh Tamiang adalah amanah dari peraturan perundang-undangan. Dimana pemerintah daerah diwajibkan untuk menyusun perencanaan pembangunan daerah yang transparantif dan partisipatif berdasarkan RPJM Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam kaitannya dengan Sistem Keuangan Negara sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, maka RPJMD dijabarkan ke dalam RKPD yang dipadukan dengan Renstra SKPK, hasil Musrenbang di Kecamatan dan hasil Musrenbang di Kabupaten. Selanjutnya akan diteruskan dalam bentuk Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk setiap tahunnya, yang akan dijadikan pedoman bagi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RABPK).

Bahwa perencanaan pembangunan merupakan suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pembangunan, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial untuk jangka waktu tertentu, untuk itu melalui musrenbang ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif seluruh komponen pembangunan, dalam setiap tahapan pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta adanya peningkatan kinerja pembangunan daerah dalam rangka terwujudnya Kabupaten Aceh Tamiang yang lebih maju.

Acara tersebut di hadiri oleh Kepala Bappeda Aceh yang diwakili oleh Martunis, (Kabid Ekonomi), Wakil Ketua DPRK Kabupaten Aceh Tamiang (Juanda, S.IP) dan (Nora Idah Nita, SE) serta segenap Anggota DPRK Kabupaten Aceh Tamiang, para SKPK, para Camat beserta perwakilan delegasi Kecamatan, BUMD, LSM, Ormas, Pers, Tokoh masyarakat, dan perwakilan Perempuan.

Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Tamiang (Ir. Adi Darma, M.Si) dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2017 adalah:

  1. Menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten Aceh Tamiang dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi Aceh;
  2. Klarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah kabupaten pada musrenbang RKPD di kecamatan;
  3. Merumuskan indikator dan target kinerja program dan kegiatan prioritas daerah kabupaten;
  4. Menetapkan prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah tahun 2017; dan
  5. Mengembangkan dan memperkuat proses partisipasi dalam penyusunan RKPD Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2017.

Hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tahun 2017 ini adalah :

  1. Penetapan arah kebijakan, prioritas pembangunan dan plafon/pagu anggaran berdasarkan fungsi SKPK;
  2. Daftar kegiatan prioritas yang sudah dipilih berdasarkan sumber pembiayaan dari APBK Aceh Tamiang, APBA Aceh, APBN, OTSUS dan sumber pendanaan lainnya; dan
  3. Rancangan awal pendanaan berupa pagu indikatif untuk kegiatan pembangunan tahun 2017.

Ketua DPRD Kabupaten Aceh Tamiang dalam hal ini diwakili oleh wakil ketua (Juanda, S,IP) menyampaikan, “apreseasi secara posistif kepada pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang atas peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah, yang saat ini dinilai telah terkoordinasi dan terintergrasi dengan baik, melalui Peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah diharapakan esensi lintas sektoral dan dikonversi secara nyata dalam program dan kegiatan pembangunan daerah, dan secara umum proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip pemberdayaan, pemerataan, demokratis, desentralistik, transparansi, akuntable, responsive dengan melibatkan seluruh unsur lembaga daerah, lembaga pemerintahan, masyarakat dan pemangku kepentingan, oleh karena itu kita harus memiliki persepsi dan pemahaman bersama”, ungkapnya.

Akhir sambutannya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Aceh Tamiang menyampaikan, “sikap DPRD Kabupaten Aceh Tamiang atas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2017, sependapat dan sepemahaman dengan Pemerintah Daerah tentang strategi pembangunan yang diarahkan untuk menuntaskan pekerjaan yang belum terselesaikan pada tahun sebelumnya”, tutupnya.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama sambutan Kepala Bappeda Aceh yang dibacakan oleh Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Aceh (Martunis) menyampaikan bahwa Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) pada tahun 2017 berpedoman pada RPJMD pada bab 7 dan 8, dimana pemerintah menginstruksikan agar Pemerintah Daerah dapat merubah pola pikir untuk pengalokasian anggaran yang selama ini berbasis tugas dan fungsi (tusi) pada money follow function menjadi paradigma money follow program priority, dengan artian bahwa pemberian alokasi anggaran akan diberi hanya pada program-program yang sudah terbukti manfaatnya dan program-program lain akan diminimalisasi alokasinya, baik melalui sumber dana Otsus dan Migas, APBA maupun sumber dana pemerintah pusat. Disamping itu juga penginputan program dan kegiatan Otsus-Migas, APBN dan DAK melalui system Aplikasi yang ditawarkan oleh Pemerintah Pusat (Bappenas).

Buat Komentar


Kode keamanan
Refresh